Ancaman El Nino: Efektivitas Perumdam Kutim Jaga Pasokan Air Dipertanyakan
Daerah

Ancaman El Nino: Efektivitas Perumdam Kutim Jaga Pasokan Air Dipertanyakan

Dan 30 April 2026 4 tayangan

SANGATTA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua (Perumdam TTB) Kutai Timur kini berupaya keras memastikan pasokan air tetap terjaga bagi ribuan pelanggan di tengah ancaman fenomena El Nino ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Kalimantan Timur sejak Mei hingga Oktober mendatang.Langkah antisipasi ini menjadi sorotan tajam lantaran ketergantungan Perumdam Kutim pada sumber air permukaan dinilai sangat berisiko terhadap penurunan debit air yang drastis saat kemarau panjang tiba.Meski manajemen menjanjikan stabilitas distribusi, namun minimnya infrastruktur penyimpanan air alternatif membuat upaya ini dianggap sekadar langkah reaktif yang belum menjawab tantangan krisis air permanen di daerah tersebut.Publik kini menuntut transparansi dan langkah konkret agar jaminan ketersediaan air ini bukan hanya sekadar janji manis di atas kertas saat kekeringan mulai menyiksa warga.

Iklan

SANGATTA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua (Perumdam TTB) Kutai Timur kini berupaya keras memastikan pasokan air tetap terjaga bagi ribuan pelanggan di tengah ancaman fenomena El Nino ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Kalimantan Timur sejak Mei hingga Oktober mendatang.

Langkah antisipasi ini menjadi sorotan tajam lantaran ketergantungan Perumdam Kutim pada sumber air permukaan dinilai sangat berisiko terhadap penurunan debit air yang drastis saat kemarau panjang tiba.

Meski manajemen menjanjikan stabilitas distribusi, namun minimnya infrastruktur penyimpanan air alternatif membuat upaya ini dianggap sekadar langkah reaktif yang belum menjawab tantangan krisis air permanen di daerah tersebut.

Publik kini menuntut transparansi dan langkah konkret agar jaminan ketersediaan air ini bukan hanya sekadar janji manis di atas kertas saat kekeringan mulai menyiksa warga.

#Ekonomi #Nasional #Indonesia #Ekonomi & Bisnis #Olahraga