Akses Listrik Kaltim Lambat: 27 Desa Baru Terang di 2026, Puluhan Lainnya Masih Gelap
SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama PT PLN (Persero) baru saja menargetkan perluasan akses kelistrikan bagi 27 desa terpencil di wilayah Kaltim yang diproyeksikan baru akan rampung pada tahun 2026 mendatang.Langkah ini dinilai sangat lamban dan kurang progresif mengingat data saat ini menunjukkan masih terdapat total 72 desa di Kalimantan Timur yang sama sekali belum menikmati aliran listrik secara memadai.Sangat ironis melihat kenyataan bahwa sebagai provinsi lumbung energi nasional, puluhan desa di Kaltim masih harus dipaksa menunggu bertahun-tahun hanya untuk mendapatkan hak dasar berupa penerangan.Publik kini mempertanyakan komitmen percepatan infrastruktur energi tersebut, sebab target 27 desa ini belum mampu menuntaskan krisis energi yang masih membayangi 45 desa lainnya setelah tahun 2026.
SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama PT PLN (Persero) baru saja menargetkan perluasan akses kelistrikan bagi 27 desa terpencil di wilayah Kaltim yang diproyeksikan baru akan rampung pada tahun 2026 mendatang.
Langkah ini dinilai sangat lamban dan kurang progresif mengingat data saat ini menunjukkan masih terdapat total 72 desa di Kalimantan Timur yang sama sekali belum menikmati aliran listrik secara memadai.
Sangat ironis melihat kenyataan bahwa sebagai provinsi lumbung energi nasional, puluhan desa di Kaltim masih harus dipaksa menunggu bertahun-tahun hanya untuk mendapatkan hak dasar berupa penerangan.
Publik kini mempertanyakan komitmen percepatan infrastruktur energi tersebut, sebab target 27 desa ini belum mampu menuntaskan krisis energi yang masih membayangi 45 desa lainnya setelah tahun 2026.