Kakanwil Kemenag Kaltim di Muskerwil PWNU: Sinergi Ulama vs Realitas
SAMARINDA - Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menghadiri pembukaan Muskerwil II PWNU Kalimantan Timur di Samarinda pada Senin (18/5/2026) guna memperkuat wacana sinergi antara ulama dan pemerintah dalam pembangunan daerah.Namun, di tengah kehadiran berbagai tokoh nasional, publik masih mempertanyakan apakah kolaborasi strategis ini mampu melampaui batas formalitas birokrasi dan benar-benar menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks di Benua Etam.Sinergitas yang digaungkan seharusnya tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas, melainkan harus dibuktikan dengan aksi nyata dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berlandaskan kemaslahatan umat secara luas.Kehadiran berbagai unsur kementerian dalam forum ini pun diharapkan menjadi momentum kritis bagi PWNU untuk mengevaluasi peran ulama sebagai penyeimbang otoritas pemerintah, bukan sekadar pemberi legitimasi kebijakan.
SAMARINDA - Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menghadiri pembukaan Muskerwil II PWNU Kalimantan Timur di Samarinda pada Senin (18/5/2026) guna memperkuat wacana sinergi antara ulama dan pemerintah dalam pembangunan daerah.
Namun, di tengah kehadiran berbagai tokoh nasional, publik masih mempertanyakan apakah kolaborasi strategis ini mampu melampaui batas formalitas birokrasi dan benar-benar menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks di Benua Etam.
Sinergitas yang digaungkan seharusnya tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas, melainkan harus dibuktikan dengan aksi nyata dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berlandaskan kemaslahatan umat secara luas.
Kehadiran berbagai unsur kementerian dalam forum ini pun diharapkan menjadi momentum kritis bagi PWNU untuk mengevaluasi peran ulama sebagai penyeimbang otoritas pemerintah, bukan sekadar pemberi legitimasi kebijakan.