Guru Honorer Surabaya Cabuli Siswi di Toilet: Alarm Keras Keamanan Sekolah
SURABAYA - Aparat kepolisian menangkap seorang guru honorer berinisial MS (25) di Surabaya atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap siswinya sendiri yang baru berusia 14 tahun di toilet sekolah.Kejadian memilukan ini mencoreng marwah institusi pendidikan dan menunjukkan betapa rentannya ruang publik sekolah bagi anak di bawah umur akibat pengawasan yang sangat lemah.Tersangka MS diduga memanfaatkan otoritasnya sebagai tenaga pendidik untuk mengintimidasi korban di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman untuk belajar.Tindakan bejat ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam proses rekrutmen dan pemantauan integritas pengajar, sehingga predator seksual dapat dengan mudah berkeliaran di institusi pendidikan.Kasus ini harus menjadi evaluasi total bagi Dinas Pendidikan Surabaya agar tidak lagi kecolongan dalam melindungi siswa dari ancaman predator yang berkedok tenaga pendidik.
SURABAYA - Aparat kepolisian menangkap seorang guru honorer berinisial MS (25) di Surabaya atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap siswinya sendiri yang baru berusia 14 tahun di toilet sekolah.
Kejadian memilukan ini mencoreng marwah institusi pendidikan dan menunjukkan betapa rentannya ruang publik sekolah bagi anak di bawah umur akibat pengawasan yang sangat lemah.
Tersangka MS diduga memanfaatkan otoritasnya sebagai tenaga pendidik untuk mengintimidasi korban di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman untuk belajar.
Tindakan bejat ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam proses rekrutmen dan pemantauan integritas pengajar, sehingga predator seksual dapat dengan mudah berkeliaran di institusi pendidikan.
Kasus ini harus menjadi evaluasi total bagi Dinas Pendidikan Surabaya agar tidak lagi kecolongan dalam melindungi siswa dari ancaman predator yang berkedok tenaga pendidik.