Sidang Isbat Idul Adha 2026: Urgensi Formalitas di Tengah Kepastian Sains
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Sidang Isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H guna menentukan tanggal pasti Idul Adha 2026 di Jakarta pada hari ini dengan melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta jajaran ahli astronomi.Langkah rutin ini tetap dijalankan pemerintah meskipun data perhitungan astronomi secara presisi telah memprediksi bahwa Hari Raya Kurban akan jatuh pada 27 Mei 2026.Keberadaan sidang ini memicu kritik mengenai efektivitas dan urgensi penggunaan anggaran negara untuk sebuah ritual birokratis tahunan, mengingat kemajuan teknologi hisab saat ini sebenarnya sudah mampu memberikan kepastian tanpa harus menunggu pemantauan fisik yang sering kali bersifat formalitas semata.Keterlibatan berbagai ormas dalam proses ini seolah-olah lebih menonjolkan aspek akomodasi politik keagamaan dibandingkan kebutuhan teknis, yang pada akhirnya justru berisiko memperpanjang ketidakpastian di masyarakat jika terjadi perbedaan hasil observasi di lapangan.
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Sidang Isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H guna menentukan tanggal pasti Idul Adha 2026 di Jakarta pada hari ini dengan melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta jajaran ahli astronomi.
Langkah rutin ini tetap dijalankan pemerintah meskipun data perhitungan astronomi secara presisi telah memprediksi bahwa Hari Raya Kurban akan jatuh pada 27 Mei 2026.
Keberadaan sidang ini memicu kritik mengenai efektivitas dan urgensi penggunaan anggaran negara untuk sebuah ritual birokratis tahunan, mengingat kemajuan teknologi hisab saat ini sebenarnya sudah mampu memberikan kepastian tanpa harus menunggu pemantauan fisik yang sering kali bersifat formalitas semata.
Keterlibatan berbagai ormas dalam proses ini seolah-olah lebih menonjolkan aspek akomodasi politik keagamaan dibandingkan kebutuhan teknis, yang pada akhirnya justru berisiko memperpanjang ketidakpastian di masyarakat jika terjadi perbedaan hasil observasi di lapangan.