Progres Tol Palembang-Betung 82 Persen, Target Rampung 2027 Dinilai Terlalu Lambat
PALEMBANG - Pemerintah mencatat progres fisik pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung sepanjang 69,2 kilometer kini telah menyentuh angka 81,99 persen. Meski sudah mencapai angka yang signifikan, proyek strategis nasional ini justru baru ditargetkan untuk tersambung sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang.
PALEMBANG - Pemerintah mencatat progres fisik pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung sepanjang 69,2 kilometer kini telah menyentuh angka 81,99 persen. Meski sudah mencapai angka yang signifikan, proyek strategis nasional ini justru baru ditargetkan untuk tersambung sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang. Keterlambatan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas manajemen waktu pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan.
Capaian 82 persen tersebut terasa kontradiktif jika melihat sisa waktu penyelesaian yang masih membutuhkan waktu sekitar tiga tahun lagi. Padahal, keberadaan ruas tol ini sangat mendesak untuk memangkas biaya distribusi logistik yang selama ini terhambat oleh kemacetan parah di jalan lintas utama. Publik patut meragukan apakah urgensi konektivitas ekonomi benar-benar menjadi prioritas atau hanya sekadar komoditas janji pembangunan.
Kelambanan penyelesaian sisa pengerjaan fisik ini berpotensi menyandera akselerasi ekonomi daerah yang sangat bergantung pada kelancaran arus barang. Distribusi komoditas unggulan Sumatera Selatan tidak bisa terus menunggu ritme pembangunan yang dinilai merangkak lambat. Pemerintah dan kontraktor harus memberikan transparansi mengenai kendala nyata di lapangan agar target 2027 tidak kembali meleset dari jadwal.