Mata Uang Iran Melemah, Kenali Perbedaan Rial dan Toman
Ekonomi & Bisnis

Mata Uang Iran Melemah, Kenali Perbedaan Rial dan Toman

Rana 4 June 2026 2 tayangan
Ringkasan Berita

Fluktuasi nilai tukar mata uang Iran kini menjadi sorotan global seiring meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi negara tersebut. Di tengah tekanan ini, muncul kebingungan bagi dunia luar mengenai penggunaan dua nama mata uang yang berbeda di masyarakat, yakni Rial dan Toman.Secara administratif, Rial merupakan mata uang resmi yang diakui oleh bank sentral dan digunakan dalam transaksi formal serta dokumen negara.

Iklan

TEHERAN - Fluktuasi nilai tukar mata uang Iran kini menjadi sorotan global seiring meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi negara tersebut. Di tengah tekanan ini, muncul kebingungan bagi dunia luar mengenai penggunaan dua nama mata uang yang berbeda di masyarakat, yakni Rial dan Toman.

Secara administratif, Rial merupakan mata uang resmi yang diakui oleh bank sentral dan digunakan dalam transaksi formal serta dokumen negara. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Iran lebih sering menggunakan Toman sebagai satuan hitung untuk mempermudah transaksi retail karena nilai nominal Rial yang sangat besar akibat inflasi berkepanjangan.

Perbandingan nilai antara keduanya cukup sederhana, di mana satu Toman setara dengan sepuluh Rial. Penggunaan Toman dianggap jauh lebih praktis oleh warga lokal karena dapat memangkas jumlah angka nol yang terlalu banyak pada label harga barang dan jasa di pasar domestik guna menghindari kerumitan penghitungan.

Pelemahan mata uang ini mencerminkan tantangan berat yang dihadapi Iran dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah sanksi internasional dan ketidakpastian politik. Pemerintah setempat terus berupaya melakukan penyesuaian kebijakan moneter untuk meredam dampak inflasi yang kian meluas dan menstabilkan ekonomi nasional.