Dudung Respons Kritik Dino Patti Djalal Soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo
Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurachman menanggapi secara kritis pernyataan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto di Jakarta baru-baru ini.Dudung menegaskan bahwa pertemuan tatap muka antar-pemimpin negara memiliki bobot diplomasi yang jauh lebih besar dan tidak bisa digantikan hanya dengan menggunakan aplikasi konferensi video seperti Zoom.Pembelaan ini muncul di tengah perdebatan publik mengenai efektivitas dan efisiensi anggaran negara, di mana para kritikus mulai mempertanyakan urgensi dari rangkaian perjalanan diplomatik yang dilakukan secara maraton tersebut.Meski diklaim demi kepentingan strategis nasional, alasan keterbatasan teknologi yang disampaikan Dudung dinilai beberapa pihak sebagai upaya pembenaran atas gaya diplomasi konvensional yang memakan biaya tinggi di tengah dorongan digitalisasi global.
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurachman menanggapi secara kritis pernyataan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto di Jakarta baru-baru ini.
Dudung menegaskan bahwa pertemuan tatap muka antar-pemimpin negara memiliki bobot diplomasi yang jauh lebih besar dan tidak bisa digantikan hanya dengan menggunakan aplikasi konferensi video seperti Zoom.
Pembelaan ini muncul di tengah perdebatan publik mengenai efektivitas dan efisiensi anggaran negara, di mana para kritikus mulai mempertanyakan urgensi dari rangkaian perjalanan diplomatik yang dilakukan secara maraton tersebut.
Meski diklaim demi kepentingan strategis nasional, alasan keterbatasan teknologi yang disampaikan Dudung dinilai beberapa pihak sebagai upaya pembenaran atas gaya diplomasi konvensional yang memakan biaya tinggi di tengah dorongan digitalisasi global.