Pengunduran Diri Massal Anggota TAGUPP Kaltim Soroti Krisis Internal
SAMARINDA - Sebanyak lebih dari delapan anggota Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kalimantan Timur secara mengejutkan mengundurkan diri di Samarinda baru-baru ini guna merespons dinamika internal yang kian memanas.Langkah eksodus massal ini memicu kritik tajam karena terjadi setelah saudara kandung Gubernur Kaltim lebih dulu meninggalkan tim, sehingga mempertegas adanya isu keretakan serius di jantung lembaga tersebut.Ketidakmampuan menjaga soliditas internal ini menimbulkan keraguan besar di mata publik mengenai efektivitas TAGUPP dalam mengawal program percepatan pembangunan yang sejak awal pembentukannya memang penuh polemik.Jika evaluasi total terhadap sistem manajerial tidak segera dilakukan, gelombang pengunduran diri ini dikhawatirkan akan terus meluas dan melumpuhkan fungsi strategis lembaga dalam melayani kepentingan masyarakat daerah.
SAMARINDA - Sebanyak lebih dari delapan anggota Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kalimantan Timur secara mengejutkan mengundurkan diri di Samarinda baru-baru ini guna merespons dinamika internal yang kian memanas.
Langkah eksodus massal ini memicu kritik tajam karena terjadi setelah saudara kandung Gubernur Kaltim lebih dulu meninggalkan tim, sehingga mempertegas adanya isu keretakan serius di jantung lembaga tersebut.
Ketidakmampuan menjaga soliditas internal ini menimbulkan keraguan besar di mata publik mengenai efektivitas TAGUPP dalam mengawal program percepatan pembangunan yang sejak awal pembentukannya memang penuh polemik.
Jika evaluasi total terhadap sistem manajerial tidak segera dilakukan, gelombang pengunduran diri ini dikhawatirkan akan terus meluas dan melumpuhkan fungsi strategis lembaga dalam melayani kepentingan masyarakat daerah.